Penyakit Gout

Gout dahulu disebut sebagai Richman Disease  (penyakit orang kaya) yang artinya menyerang orang-orang kaya saja atau The Disease of Kings. Segala jenis bahan makanan, terutama daging, jeroan, dan alkohol yang mengandung tinggi purin. Gout terjadi karena pola dan menu makan yang tidak baik. Jika ada salah satu orang tua yang menderita gout, bisa dipastikan sang anak mewarisi bakat untuk mengalami kondisi serupa. Hal ini dikarenakan tubuhnya mewarisi gen-gen yang cenderung mudah menumpuk asam urat dibanding dengan orang lain yang tidak mempunyai riwayat keluarga yang menderita gout.

Gout sama saja seperti masalah gangguan kesehatan lainnya seperti kecenderungan seseorang yang memiliki rambut beruban atau bertubuh gemuk. Akan tetapi, gout bukanlah penyakit menular. Gout tidak menyebar lewat pemakaian handuk atau baju yang sama maupun menghirup udara yang sama dengan penderita.

Gout adalah peradangan yang diakibatkan adanya endapan kristal asam urat pada sendi. Sedangkan, Hiperurisemia adalah Kadar asam urat dalam darah lebih tinggi dari batas normal.

Umumnya, gout di derita oleh pria yang berusia diatas 40 tahun. Namun, sekarang ini tidak sedikit yang mengalami gout pada usia 30 tahunan. Hal ini sangat erat kaitannya dengan pola makan. Di jaman sekarang apapun jenis makananya, banyak makanan yang mengandunug purin tinggi.

Perbandingan pria dan wanita dalam angka kejadian gout adalah sekitar 7:1 sampai 9:1. Pria lebih banyak terkena gout, terutama pria yang sedang memasuki usia dewasa muda. Para ahli mengatakan, hormon androgen pada pria yang memasuki usia dewasa muda lebih aktif. Hormon ini yang menyebabkan pria semakin tampak lebih dewasa. Namun, disamping itu, ternyata hormon androgen meningkatkan risiko penumpukan asam urat dalam tubuh pria.

Kondisi yang sangat berbeda dialami oleh wanita. Tanda-tandanya hormon estrogen yang justru dimiliki wanita dapat menurunkan risiko penumpukan asam urat. Namun, pada masa menopause di saat hormon sudah tidak aktif, risiko mengalami hiperurisemia dan gout akan semakin meningkat. Kemudian munculnya pengertian lainnya dari gout yakni penyakit yang menyerang lelaki saat mereka mulai menyukai wanita, dan menyerang wanita saat mereka mulai tidak menyukai lelaki.

Dalam rentang waktu pubertas sampai usia tua, asam urat sudah terlanjur mengendap dalam cairan sendi. Sehingga gout dapat timbul kapan saja. Beberapa tahun setelah masa pubertas asam urat sedikit demi sedikit mengendap. Hal ini juga disebabkan oleh konsumsi makanan tanpa batasan tertentu. Saat memasuki masa “puber kedua” pada usia dewasa, sekitar 30-40 tahun, mulailah pria terserang gout.

Posted in Penyakit Gout | Tagged , , , , , , , , , | Comments Off on Penyakit Gout

Obat Tradisional Penyakit Gout

Obat Tradisional Penyakit GoutPenyakit Gout atau pirai merupakan salah satu jenis dari penyakit rematik yang penyebabnya adalah kondisi hiperurisemia yakni peningkatan asam urat didalam tubuh karena adanya gangguan pada sistem metabolisme asam urat. Dan sebagian besar dari penyakit ini menyerang bagian sendi, maka lebih sering disebut dengan arthritis gout atau radang di sendi yang muncul akibat penyakit gout.

Obat Tradisional Penyakit Gout

Di Indonesia sendiri, kejadian dari penyakit asam urat atau gout adalah sekitar 2,6-47,2% variasi dari berbagai populasi. Biasanya menyerang pria sekitar 90% untuk usia dewasa sekitar 40 tahunan. dan untuk wanita biasanya lebih banyak menyerang disaat mereka mengalami menopause wanita.

Harus Anda ketahui bahwa asam urat adalah salah satu bentyk dari hasil akhir perombakan pada pruin. Dan purin sendiri merupakan suatu zat yang terdapat didalam protein tertentu dan asalnya dari makanan, atau juga dari proses metabolisme tubuh. sekitar 2/3 dari jumlah asam urat yang terbentuk biasanya akan dikeluarkan lewat air seni dan 1/3 nya lagi akan melewati sistem pencernaan. Gangguan yang muncul pada produksi yang tinggi atau juga pada pembuangan yang terganggu dan juga bisa keduanya.

 Obat Tradisional Penyakit Gout

Obat Tradisional Penyakit Gout

Dibawah ini merupakan faktor resiko dari penyakit gout adalah :

  1. Mengonsumsi makanan yang mengandung purin tinggi seperti jeroan, serta makanan kalengan.
  2. Mengonsumsi minuman yang mengandung alkohol
  3. Trauma riingan dibagian sendi, paling utama dibagian jari kaki.
  4. Asam urat tinggi didalam darah
  5. Penggunaan obat diuretik atau pelancar kencing dan penurun tekanan darah tinggi untuk golongan HCT
  6. Kurang minum
  7. Faktor usia dan genetik
  8. Ketidakpatuhan penderita pada pengobatan dll.

Penyakit gout biasanya muncul sebagai suatu radang sendi yang akan kambuh secara berulang-ulang. Dan gejala atau tanda khas dari terjadinya penyakit gout adalah pembengkakan, kemerahan, serta nyeri sendi, panas, dan membuat gerakan dari sendi menjadi terganggu, selain itu bisa mendadak akut, dan puncaknya akan terjadi kurang dari 24 jam. Hampir sekitar 90% serangan pertama biasanya akan terjadi dibagian sendi ibu jari kaki. Dan diantara 2 serangan dari penyakit nyeri sendi atau penyakit gout pada penderita sehat biasanya tidak menunjukkan suatu gejala.

Obat Tradisional Penyakit Gout adalah :

  1. Kumis kucing
    Obat Tradisional Penyakit Gout yang pertama adalah dengan menggunakan kumis kucing. Tanaman kumis kucing ini merupakan tanaman herbal yang sudah dikenal sejak lama. Kandungan yang terbaik didalam Obat Tradisional Penyakit Gout ini adalah garam kalium yang fungsinya adalah membantu menghancurkan batu di saluran kemih. Dan selain itu, sifat diuretik didalamnya juga membantu mengeluarkan kandungan asam urat berlebihan didalam tubuh lewat proses buang air kecil.
  2. Daun salam
    Obat Tradisional Penyakit Gout yang kedua adalah daun salam. Daun salam yang banyak dimanfaatkan untuk membantu dijadikan sebagai bumbu dapur. Tetapi masih banyak yang belum mengetahui bahwa daun salam mengandung kandungan baik yang sangat berguna dalam mengatasi berbagai gangguan kesehatan salah satunya adalah penyakit gout. Kandungan didalamnya adalag flavonoid, senyawa minyak atsiri, dan lainnya yang banyak digunakan untuk dijadikan sebagai obat asam urat. Sedangkan kandungan zat tanin yang terdapat didalam daun salam fungsinya adalah untuk membantu mengobati penyakit asam urat dan mengontrol kolesterol tinggi didalam tubuh. asam urat yang berhubungan eraT dengan kolesterol dan pada akhirnya bisa menimbulkan komplikasi.
  3. Sambiloto
    Obat Tradisional Penyakit Gout yang ketiga adalah sambiloto. Sambiloto banyak dimanfaatkan untuk membantu mengatasi penyakit. Salah satunya adalah untuk kencing manis. Dan manfaat utama lainnya adalah untuk penyakit asam urat. Selain itu, pilihan yang selanjutnya adalah sambiloto yang bisa dijadikan sebagai obat dari asam urat. Kandungan kalsium, natrium, kalium dan lainnya sangat baik digunakan sebagai ramuan alami penyakit gout.
  4. Anting-anting
    Obat Tradisional Penyakit Gout yang keempat adalah anting-anting. Tanaman herbal yang satu ini merupakan salah satu tanaman herbal yang populer untuk membantu mengobati asam urat. Nama lain dari tumbuhan ini adalah akar kucingan, atau juga disebut dengan rumput kokosan dan fungsi serta manfaat dari tanaman ini adalah sebagai anti radang atau juga untuk pembersih hati. Untuk mengatasi asam urat, maka anting-anting ini bisa dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai obat herbal yang lain.

Selain dengan menggunakan Obat Tradisional Penyakit Gout. Cara merawat penyakit gout adalah :

  1. Dengan memahami aturan dan cara mengatasi serangan awal dari penyakit gout. Biasanya dokter akan memberikan daftar aktivitas apa saja yang bisa Anda lakukan serta pilihan obat yang bisa Anda minum.
  2. Mengistirahatkan sendi yang sakit
    Hal ini bisa membantu untuk mengurangi rasa sakit dan juga radang sendi.
  3. Minumlah obat anti peradangan non-steroid atau AINS selain jenis aspirin
  4. Minumlah obat kolkisin yakni obat yang membantu menghambat peradangan yang penyebabnya adalah akibat kristal asam urat.

Itulah informasi mengenai Obat Tradisional Penyakit Gout. Semoga informasi Obat Tradisional Penyakit Gout ini bermanfaat untuk Anda semuanya. Selamat mencoba. Terimakasih.

 Obat Tradisional Penyakit Gout

Posted in Penyakit Gout | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Gout dan Pencegahannya

Penyakit Gout dan PencegahannyaPenyakit Gout adalah salah satu bentuk penakit dan juga potensi dari ketidakmampuan yang terjadi akibat radang sendi yang sudah dikenal sejak lama. Dan gejala dari penyakit gout sendiri biasanya bersifat episodik berat dari nyeri peradangan pada satu sendi. Penyakit gout adalah salah satu bentuk peradangan pada arthritis kronis, mengalami pembengkakan dan juga nyeri yang sering terjadi di bagian sendi besar jempol kaki. Tetapi, penyakit gout tidak terbatas hanya bagian jempol kak saja, namun bisa juga mempengaruhi bagian sendi yang lain dan termasuk diantaranya adalah kaki, pergelangan kaki, bagian lutut, lengan, pergelangan tangan, siku dan terkadang pada bagian jaringan lunak atau juga dibagian tendon. Dan biasanya hanya akan mempengaruhi bagian satu sendi pada suatu saat saha, namun akan semakin parah dari waktu ke waktu yang pada akhirnya menyebabkan sendi menjadi semakin parah. Penyakit gout adalah salah satu istilah yang digunakan oleh sekelompok dari gangguan pada metabolik yang ditandai dari peningkatkan konsentrasi asam urat. Atau disebut juga dengan asam urat tinggi.

Penyakit Gout dan Pencegahannya

Penyakit Gout dan Pencegahannya

Penyakit Gout

Asam Urat sendiri merupakan salah satu senyawa nitrogen yang diproduksi dari hasil katabolisme purin dari hasil diet atau juga dari asam nukleat endogen. Penyakit gout terbagi menjadi tiga yakni adalah penyakit gout primer, sekunder dan juga idiopatik. Penyakit gout primer adalah akibat langsung yang terjadi karena pembentukan asam urat tubuh dengan berlebihan atau akibat dari suatu penurunan pada eksreksi asam urat. Sedangkan pada penyakit gout sekunder diakibatkan karena pembentukan dari asam urat yang terjadi dengan berlebihan atau juga eksresi asam urat yang berkurang karena suatu dampak dari penyakit lain atau juga akibat dari konsumsi jenis obat-obatan tertentu. Sedangkan pada penyakit gout idiopatik sendiri adalah bentuk hiperurisemia yang tidak jelas penyebab perimernya, kelainan genetik, dan tidak ada suatu kelainan fisiologis atau juga anatomi yang lebih jelas.

Penyebab dari terjadinya penyakit gout atau penyakit nyeri sendi adalah penumpukan asam urat tinggi didalam darah. asam urat merupakan salah satu bentuk limbah yang terbentuk karena dari pemecahan zat putin yang ada didalam sel tubuh kita. Dan sebagain besar asam urat yang dibuang lewat ginjal yang membentuk urin atau juga sebagian kecil lainnya yang juga dibuang lewat dari saluran pencernaan yang membentuk feses atau tunja. Dan jika asam urat yang dikeluarkan lewat tubuh jauh lebih sedik dengan jumlah yang dihasilkan, maka asam urat akan mengalami penumpukan tadi dan setelah itu membentuk suatu kristal asam tajam natriym urat yang ukurannya bersifat mikro yang ada didalam sendi atau juga pada sekeliling jaringan sendi. Disaat kristal tajam tersebut masuk dalam ruang sendi dan setelah itu mengganggu bagian lapisan lunak sendi, maka akan terjadi suatu peradangan yang menyebabkan rasa sakit muncul.

Beberapa makanan yang bisa menyebabkan terjadinya peningkatan asam urat adalah :

  1. Jeroan seperti jantung, ginjal, otak dan juga hati.
  2. Makanan laut sejenis kerang-kerangan dan juga ikan yang berminyak
  3. Daging merah seperti daging babi, sapi, atau juga kambing.
  4. Minuman keras
    Jika Anda terlalu sering mengonsumsi minuman keras, maka produksi dari asam urat akan mengalami peningkatan didalam hati. Dan selain itu juga unsur dari alkohol akan menyebabkan jumlah asam urat untuk dikeluarkan lewat urin menjadi berkurang.
  5. Minuman dengan kadar gula yang tinggi
    Salah satu penelitian yang dilakukan menunjukkan hasil bahwa minuman ringan manis atau juga minuman dengan kandungan fruktosa yang tinggi akan mengakibatkan terjadinya peningkatan resiko seseorang dalam mengalami penyakit asam urat. Dan fruktosa itu sendiri adalah salah satu bentuk zat alami yang ada didalam buah-buahan. Sedangkan dalam minuman ringan diet atau juga jenis minuman ringan dengan kandungan gula yang rendah, tidak akan membuat seseorang beresiko dalam terserang penyakit gout.
  6. Akibat penyakit ginjal, kadar lemak dan kolesterol tinggi, penyakit osteoarthritis, penyakit diabetes, dan tekanan darah tinggi.
  7. Penggunaan obat-obatan
  8. Riwayat kesehatan keluarga

Penyakit Gout dan Pencegahannya

Penyakit gout dan pencegahannya dilakukan dengan mengistirahatkan sendi yang sakit terlebih dahulu. Dan jika Anda mampu maka cobalah angkat anggota tubuh Anda yang mengalami asam urat untuk membantu mengurangi pembengkakan. Dan cara yang paling mudah untuk penyakit gout dan pencegahannya adalah dengan berbaring disofa dan kaki diletakkan diatas bantal namun posisinya lebih tinggi dari anggota tubuh yang lainnya. Kemudian dikompres dengan menggunakan es pada bagian sendi yang mengalami peradangan.

Penyakit gout dan pencegahannya dengan mengurangi makanan yang menyebabkan terjadinya penyakit gout nyeri sendi. Makan dengan bijaksana. Kadar asam urat tinggi yang ada didalam darah bisa turun dengan cara menghindari asupan makanan yang mengandung protein tinggi dan juga jenis makanan yang mengandung purin misalnya adalah jeroan, dan jenis makanan laut. Serta jangan mengonsumsi makanan yang mengandung ekstrak ragi.

Penyakit gout dan pencegahannya adalah dengan menghentikan kebiasaan buruk dalam mengonsumsi minuman yang mengandung alklhol, dan jangan menginsumsi minuman dengan kadar gula tinggi. Yang palin utama adalah makanan dengan kandungan fruktosa, sebaiknya mulai dikurangi dan dihentikan.

Penyakit Gout dan Pencegahannya

Posted in Penyakit Gout | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Diet Penyakit Gout

Gout adalah satu penakit artritis yang disebabkan oleh metabolisme abnormal purin yang ditandai dengan meningkatkanya kadar asam urat dalam darah. Hal ini diikuti dengan terbentuknya timbunan kristal berupa garam urat di persendiaan yang menyebabkan peradangan sendi pada lutut dan atau jari.

Diet pada penyakit gout ini rendah purin, rendah lemak, cukup vitamin dan mineral. Diet penyakit gout ini dapat menurunkan berat badan, bila ada tanda-tanda berat badan berlebih.

Tujuan diet pada penyakit gout adalah untuk mencapai dan mempertahankan status gizi optimal serta menurunkan kadar asam urat dalam darah dan urine.

diet-penyakit-gout

Syarat diet penyakit gout adalah :

1. Energi sesuai dengan kebutuhan tubuh. Bila berat badam berlebih atau kegemukan, asupan energi sehari dikurangi secara bertahap sebanyak 500-100 kkal dari kebutuhan energi normal hingga tercapai berat badan normal.

2. Protein cukup, yaitu 1,0-1,2 g/kg BB atau 10-15% dari kebutuhan energi total.

3. Hindari bahan makanan sumber protein yang mempunyai kandungan purin > 150 mg/100 gram.

4. Lemak sedang yaitu 10-20% dari kebutuhan energi total. Lemak berlebih dapat menghambat pengeluaran asam urat atau purin melalui urine

5. Karbohidrat dapat diberikan lebih banyak yaitu 65-75% dari kebutuhan energi total. Karena kebanyakan pasien gout artritis mempunyai berat badan lebih, maka dianjurkan untuk menggunakan sumber karbohidrat kompleks.

6. Vitamin dan mineral cukup sesuai dengan kebutuhan

7. Cairan disesuaikan dengan urine yangg dikeluarkan setiap hari. Rata-rata asupan cairan yang dianjurkan adalah 2-2 ½ liter per hari.

Jenis diet dan Indikasi Pemberian

Diet gout artritis diberikan kepada pasien dengan gout dan atau batu asam urat dengan kadar asam urat > 7,5 mg/dl. Diet ini terdiri dari dua jenis, yaitu :
a. Diet purin rendah I/DPR I (1.500 kkal)
b. Diet purin rendah II /DPR II (1.700 kkal)

Diet rendah lemak

Penderita penyakit glut haru menghindari makanan yang mengandung lemak tinggi. Hal ini disebabkan lemak dapat menghambat pengeluaran asam urat melalui urine. Penderita gout dianjurkan menghindari makanan yang digoreng, bersantan dan mentega, baik mentega hewani maupun nabati.

Diet rendah kalori

Kebutuhan kalori dapat dipenuhi dari makanan yang mengandung karbohidrat tinggi. Penderita gout dianjurkan mengkonsumsi jenis karbohidrat kompleks seperti nasi, singking, ubi agar dapat meningkakan pengeluaran asam urat melalui urine. Setidaknya mengkonusmsi karbohidrat kompleks 100 gram per hari.

Diet rendah protein

Penderita gout harus menjalani diet rendah protein untuk mengurangi jumlah purin yang dikonsumsi. Protein merupakan sumber purin, terutama protein dari hewani seperti hati, otak, paru dan limpa.

Posted in Gout Arthritis, Penyakit Gout | Tagged , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab dan Tanda Penyakit Gout

Gout sebenarnya berbeda dengan rematik. Namun Saling berhubungan. Perbedaan gout dengan rematik terletak pada rematik disebabkan karena peradangan pada sendi sehingga terjadi arthritis. Adapun gout disebabkan kelainan metabolisme yang dalam perkembangannya bermanisfestasi terhadap peningkatan konsentrasi asam urat dalam serum. Akibat lebih lanjut dari meningkatnya asam urat adalah pembentukan tofi di sekitar sendi dan kelainan ginjal yang meliputi gloumerulus, tubulus, jaringan interstisial, pembuluh darah serta pembentukan batu urat. Serangan pada penyakit gout bersifat rekurens yaitu kembalinya gejala setelah berkurangnya gejala penyakit untuk sementara waktu.

gout arthritis

Selama berabad-abad,  gout dianggap sebagai penyakit keturunan yang terjadi dalam lingkungan keluarga. Ternyata anggapan itu benar, faktor genetik merupakan faktor yang menentukan hiperurisemia, tetapi masih didukung oleh faktor lingkungan seperti kosumsi makanan, alkohol dan obat-obatan.

Penyebab utama gout adalah gangguan metabolisme sejak lahir. Gangguan metabolisme ini menyebabkan kadar asam urat dalam serum menjadi tinggi. Selain itu, kadar asam urat ini juga tergantung pada beberapa faktor antara lain kadar purin dalam makanan, berat badan, jumlah alkohol yang diminum, obat diuretik/analgetik, faal ginjal, dan volume urine per hari. Pemakaian alkohol yang banyak dan kegemukan merupakan pemacu terjadinya gout.

Penyakit gout dibagi menjadi 2 yaitu primer dan sekunder. Gout primer disebabkan oleh faktor genetik dan lingkungan, sedangkan gout sekunder disebabkan adanya komplikasi dengan penyakit lain seperti hipertensi dan artherosklerosis.

Mekanisme yang menyebabkan terjadinya kelebihan asam urat dalam darah yaitu adanya kelebihan produksi asam urat di dalam tubuh dan penurunan ekskresi asam urat melalui urine. Kurang lebih 20-30 % penderita gout terjadi akibat kelainan sintesa purin dalam jumlah besar yang menyebabkab kelebihan asam urat dalam darah. Kurang lebih 75% penderita gout terjadi akibat kelebihan produksi asam urat, tetapi pengeluarannya tidak sempurna. Dengan peningkatan produksi asam urat atau retensi asam urat, kadar asam urat serum menjadi meningkat. Biasanya kadar asam urat serum pada penderita gout lebih dari 6,5 – 7,0 mg/dl.

Tanda-tanda penyakit gout

Pool (jumlah) asam urat dalam tubuh dicerminkan oleh kadar natrium urat dalam seurm darah. Bila kadar natrium urat dalam serum melampaui daya larutnya maka serum menjadi sangat jenuh (keadaan ini dinamakan hiperurisemia) dan dapat menstimulir terbentuknya kristal natrium urat yang dapat mengendap. Daya larut natrium urat dalam serum pada suhu 37C adalah 7 mg/dl, bila melebihi angka ini, keadaannya disebut hiperurisemia. Pada suhu yang lebih rendah, kelarutan asam urat dalam serum semakin rendah.

 

Posted in Gout Arthritis, Penyakit Gout | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Rematik Gout

Gout termasuk penyakit rematik. Penyakit rematik adalah penyakit yang menyerang sistem penyangga tubh, termasuk tulang dan persendiaan. Yang termasuk dalam penyakit ini, ada dua jenis. Jenis pertama, adalah jenis yang berasal dari dalam tubuh. Jenis ini bisa disebabkan sel-sel kekebalan menyerang sel-sel tubuh sendiri sehingga disebut autoimun disease. Misalnya artritis rheumatoid. Selain itu bisa juga disebabkan proses penuaan atau degenerative disease, misalnya osteoartritis.

rematik-gout

Rematik gout adalah suatu bentuk artritis (peradangan sendi) yang biasanya mengenai jari-jari kaki, terutama ibu jari kaki disebut Gout (rematik). Rematik bisa juga mengenai lutut, tumit, pergelangan kaki dan tangan, jari-jari tangan dan siku.

Jenis rematik yang kedua adalah jenis yang disebabkan oleh faktor dari luar. Jenis ini disebut acquired disease atau penyakit dapatan. Misalnya artritis gout.

Artiritid rheumatoid adalah penyakit yang disebabkan aktivitas sel-sel kekebalan tubuh yang berlebihan sehingga memakan sel-sel tubuh sendiri. Sel-sel tubuh dianggapanya musuh. Gejalanya juga ditandai dengan peradangan. Sering kali proses radangnya lebih hebat dibandingkan radang gout. Penyakit ini bisa dialami oleh mereka yang berusia muda. Olah karena artritis rheumatoid ini merupakan autoimune disease maka sendi yang terkena pada umumnya simetris yaitu pada kedua sisi kanan dan kiri. Pada penderita ini, tidak ditemukan adnaya peningkatan asam urat dalam darah dan urine.

Serangan rematik gout terjadi akibat konsentrasi asam urat di dalam darah meninggi yang disebut hiperurisemia. Kadar asam urat yang tinggu di dalam darah inilah yang menimbulkan penyakit. apabila mengendap di cairan sendi mengakibatkan sendi membengkak, warnanya kemerahan disertai rasa sakit yang hebat. Selain menyebabkan serangan rematik berulang, asam urat yang tinggi juga membantuk timbunan kristal urat di kulit yang disebut tophy, atau dapat mengendap di ginjal yang akan menjadi batu ginjal. Akibatnya, fungsi ginjal menurun dan ini akan memperberat kelainan yang disebabkan oleh hipertensi. Bila penderita gout juga mempunyai penyakit kencing manis maka kadar asam urat di dalam darah yang melebihi 6 mg/dl akan mempermudah terjadinya perlekatan trombosi pada pembuluh darah. Lubang pembuluh darah akan mengecil yang akhirnya menyebabkan penyakit kardiovaskuler aterosklerotik.

Asam urat atau gout artritis lebih sering menyerang laki-laki terutama yang berumur di atas usia 30 tahun, karena umumnya laki-laki sudah mempunyai kadar asam urat yang tinggi dalam darahnya. Sedangkan kadar asam urat pada wanita umumnya rendah dan baru meningkat setelah menopause.

Terdapat sekitar 150 jenis penyakit rematik dengan gejala utama yang hampir sama yaitu nyeri, sehingga harus dibedakan apa penyebabnya dan akan menentukan terapinya. Artritis gout mempunyai tanda dan gejala klinis yang khas serta perlu beberapa pemeriksaan yang dapat memastikannya.

Posted in Gout Arthritis, Penyakit Gout | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Sakit Gout

Penyakit gout mempunyai 4 tahapan yang berurutan, yakni stadium asimptomatis, stadium akut, stadium interkritikal dan stadium kronis.

a. Stadium asimptomatis adalah fase sebelum serangan. Awal mula stadium ini tidak diketahui, karena tidak tahu waktu yang tepat saat asam urat mulai menumpuk dalam tubuh. Tahu-tahu saat pemeriksaan darah diketahui kadar asam urat kita lebih dari normal. Kondisi tubuh seperti hipertensi, sakit jantung dan sindroma mataboli lainnya jyga harus diwaspadai kaerna bisa jadi kita mengalami hiperurusemia tanpa gejala gout.

Stadum ini bisa berlangsung selama bertahun-tahun. Bahkan, ada yang menyebutkan 20 tahun. Misalnya, pada usia 12-16 tahun mulai menumpuk asam urat sehingga pada usia 32-36 tahun bisa terkena serangan gout. Apalagi yang punya bakat dari keluarga. Kalau sudah begitu, berarti kita harus waspada, suatu saat, kapan saja dan di mana saja bisa terjadi serangan gout.

sakit-gout

b. Stadiun akut adalah fase saat gout menyerang. Fase ini muncul karena pemicu tertentu seperti hawa dingin. Setelah melakukan aktivitas berat yang melebihi kemampuan dan sebagaianya. Keada ini sering menyadarkan kita bahwa ada bakat hiperurisemia dalam tubuh, stadium ini bisa berlangsung dari beberapa jam saja, tiga hari, bahkan bisa sampia 10 hari. Di sinilah pentingnya pemilihan obat dan terapi untuk penanganan pertama pada serangan gout stadium akut. Dengan demikian, stadium ini dapat segera dilewati.

c. Stadium interkritikal adalah fase saat seseorang merasa sembuh, segar bugar,, sehat wal’afiat tanpa keluhan asam urat. Anggapan ini ada benarnya. Bahkan, seorang olahragawan bisa berulang kali mendapat medali sebagai penghargaan atas prestasinya. Kalau dalam stadium ini penderita lalai, asam urat bisa semakin banyak menumpuk dan akhirnya membentuk tofus yang bisa menghancurkan tulang di persendian. Karena suatu pemicu tertentu, bisa saja dari stadium interkritikal kembali ke stadium akut sehingga ada yang bilah bahawa gout itu penyakit kekambuhan.

d. Stadium kronis, ditandai dengan munculnya tofus. Tofus adalah endapan kristal, semacam batu yang terselip di antara dua tulang sendi. Benar-benar batu karena padat dan keras. Tofus ini yang bisa menyebabkan rapuhnya tulang sendi yang terkena. Kondisi ini sangat berbahaya.

Tanda-tanda khas dari penyakit gout adalah terjadinya serangan mendadak pada sendi, terutama sendi ibu jari kaki. Serangan pertama sangat sakit dan sering dimulai pada tengah malam. Sendi menjadi cepat bengkak, panas dan kemerah-merahan. Bahkan dengan sentuhan halus pada bagian persendian, penderita dapat berteriak kesakitan. Serangan ulangan biasanya timbul 1-2 tahun berikutnya dan berakhir dalam beberapa hari. Serangan gout menimbulkan rasa sakit bila ditekan pada persendian yang terkena arthritis dan tetap sakit hingga beberapa bulan. Pembengkakan yang khas terjadi di pinggiran sendi yang disertai nyeri, kemudian diikuti dengan meningkatnya suhu badan. Meskipun serangan pertama gout terjadi pada ibu jari kaki, tetapi sendi-sendi yang lain seperti lutut, pergelangan kaki dan tangan juga merasa sakit.

Posted in Gout Arthritis, Penyakit Gout | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gout

Gout merupakan kelainan yang sering dijumpai karena tingginya kandungan asam urat dalam darah. Asam urat merupakan hasil pemecahan metabolisme (asam nukleat) tubuh yang sebagian kecil berasal dari makanan. Sebagian besar asam urat diekresikan oleh ginjal. Dalam darah, sebagian besar asam urat dalam bentuk monosodium urat. Pada penderita gout, konsentrasi monosodium urat dapat sangat tinggi dalam bentuk cmapuran yang sangat jenuh, sehingga berisiko terjadinya deposit kristal urat pada jaringan yang menyebabkan:
– Tofi (nodul subutan akibat deposit kristal urat)
– Sinovitis dan arthritis
– Penyakit ginjal dan kalkuli

gout pada kaki

Penderita gout memang perlu waspada jika berada di tempat yang dingin seperti ruangan ber-AC atau saat cuaca sedang dingin pada malam hari dan musim hujan. Selain itu, perlu juga berhati-hai jika ingin berenang, terlebih bila cuaca sedang dingin. Gout mudah sekali muncul karena hawa dingin. Untuk mencegahnya, penderita bisa menggunakan kaos kaki tebal, melainkan pemanasan sebelum berenang, dan sesekali keluar dari kolam renang untuk pemanasan lagi supaya baian paling ujung tubuh menjadi hangat.

Ketika kadar asam urat dalam darah melebihi normal maka disebut hiperurisemia. Ketika muncul serangan, barulah disebut gout. Bengkak dan merah adalah salah satu ciri dari reaksi radang yang terjadi pada gout. Kondisi ini menunjukkan sedang berlangsung peperangan. Tubuh kita sedang berperang terhadap asam urat.

Gout terjadi lebih sering pada pira dibandingkan dengan wanita dan jarang sebelum pubertas. Bentuk. Seperti halnya diabetes mellitus, penyebab gout adalah multifaktor ada komponen genetik tetali bekerjanhya faktor lain penyebab penyakit gout ini dimasukkan ke dalam kelainan yang didapat.

Faktor etiologi dari gout adalah :
– Jenis kelamin. Pria lebih besar risikonya terkena gout dibanding dengan wanita
– Riwayat keluarga
– Diet (daging, alkohol)
– Keadaan sosio ekonomi
– Ukuran tubuh atau berat badan

Demam merupakan tanda dari reaksi radang yang terjadi pada tubuh. Sel-sel kekebalan kita, termasuk sel darah putih, sedang berperang terhadap asam urat. Bengkak, warna kemerahan, nyeri dan terasa ada hambatan dalam fungsinya adalah tanda-tanda radang. Kalau seluruh tubuh sedang demam maka “peperangan” itu terjadi di seluruh tubuh.

Tentu saja baik. Hanya, sering kali peperangan ini kebablasan sehingga membuat penderita gout mengalami rasa sakit tak tertahankan. Ini adalah proses alami. Namun, karena efek sampingnya sangat mengganggu, kita bantu denan obat-obatan, misalnya anti nyeri, penurun panas, anti bengkak dsb. Asalkan kita tidak lupa akan penyebab terjadinya peperangan tersebut, yakni adanya asam urat. Oleh karenanya, kita juga harus menyingkirkan penyebab utama dari gout.

Posted in Gout Arthritis, Penyakit Gout | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyakit Gout Akut

Nama medis untuk penyakit asam urat tergantung fase penyakitnya. Jika kadar asam urat tinggi di dalam darah, tetapi belum pernah mempunyai keluhan maka disebut hiperurikemia asimtomatis. Jika terjadi serangan akut pada sendi maka disebut penyakit gout akut atau penyakit pirai akut. Jika sesudah serangan akut kemudian untuk sementaran tidak ada keluhan lagi maka disebut penyakit gout interkritikal atau penyakit pirai interkritikal. Jika penyakit ini menjadi kronis maka disebut penyakit gout kronis.

penyakit-gout

 

 

 

 

 

 

 

 

Jika penyakit ini menyebabkan timbulnya batu pada saluran kencing atau ginjal maka disebut penyakit batu urat. Jika asam urat ini merusak ginjal secara langsung maka disebut penyakit nefropati urat. Benjolan-bnejolan yang mengandung kristal natrium urat beerwarna putih seperti kapur biasanya timbul di sekitar sendi pada gout kronis. Benjolan-benjolan in disebut tofus. Jika Anda mempunyai teman terkena penyakit pirai yang sudah lama. Cobalah perhatikan sendisendi di kaki, siku, tangan atau di belakang telinga dan di kelopak mata; adalah benjolan-benjolan yang kadang keluar  zat seperti kapur. Benjolan ini disebut tofus.

Gout merupakan salah satu jenis rematik yang sering dijumpai dalam masyarakat. Penyakit ini dapat menyerang semua lapisan masayarakat. Serangan akut gout biasanya disertai dengan tanda-tanda radang seperti nyeri, bengkak, panas, sakit bila digerakkan dan kulit di atas sendi yang terkena tampak kemerahan. Serangan pertama kali memberika gejala yang khas berupa nyeri hebat pada satu persendian yang timbul secara mendadak menjelang pagi hari tanpa gejala apapun pada malam hari sebelumnya.

Seranggan akut dari penyakit asam urat atau nama lainnya penyakit pirai akut atau gout akut maka memang ada kriteria untuk mengatakan seseorang terserang atau tidak boleh penyakit ini, yitu kalau didapatkan minimal 6 dari 12 kriteria di bawah ini :

1. Menyerang sendi pangkal jempol jari kaki
2. Menyerang sendi pangkal-pangkal jari kaki
3. Hanya menyerang satu sendi
4. Menyerang sendi secara asimetris
5. Sendi yang terserang berwarna merah
6. Nyeri sendi paling hebat pada hari pertama serangan
7. Serangan akut kambuh-kambuhan
8. Kadar asam urat darah melebihi normal
9. Tidak didapatkan kuman di dalam cairan sendi
10. Didapatkan ofus di sekitar sendi
11. Didapatkan kristal natrium di dalam tofus
12. Pada pemeriksaan rontgen ada gambaran lesi khas karena natrium urat

Posted in Gout Arthritis, Penyakit Gout | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Gout Artritis

Penyakit gout artritis adalah penyakit yang disebabkan oleh matbolisme abnormal purin yang ditandai dengan meningkatnya kadar asam urat dalam darah. Hal ini diikuti dengan terbentuknya timbunan kristal berupa garam urat dipersendian yang menyebabkan peradangan sendi pada lutut dan/atau jari.

Penyakit gout artritis hanyalah salah satu dari 100 jenis penyakit reumatik yang telah dikenal. Di Indonesia, rematik gout menduduki urutan kedua terbanyak setelah penyakit osteoartritis (OA) yang lebih dikenal sebagai penyakit perkapuran sendi. Penyakit gout berhubungan dengan tingginya kadar asam urat serum. Walaupun penyakit ini merupakan jenis penyakit reumatik yang pengobatannya muydah dan efektif, tetapi bila diabaikan maka reumatik gout juga dapat menyebabkan kerusakan sendi. Hal ini terjadi karena tumpukan kristal monosodium urat monohidrat (MSUM) di persendian akan menimbulkan peradangan sendi, kemudian memicu timbulnya reumatik gout akut.

penyakit-gout

Kadar asam urat pada laki-laki maupun perempuan sejak lahir usia remaja umumnya rendah. Setelah pubertas kadar asam urat dalam darah pada laki-laki akan meningkat dan selalu lebih tinggi dari perempuan sebayanya. Oleh karena itu, sekitar 90% penderita penyakit gout artritis adalah laki-laki usia pertengahan antara 40-50 tahun. Namun, hal ini bisa terjadi pada semua kelompok usia. Kadar asam urat pada perempuan umumnya tetap rendah dan baru meningkat setelah menopause. Hal ini disebabkan hormon estrogen pada perempuan berperan membantu pembuangan asam urat melalui urin. Pada usia menopause, kadar asam urat di dalam darahnya meningkat hingga mendekati kadar pada laki-laki. Dengan demikian, resiko terkena reumatik gout pun sama besar dengan laki-laki.

Penyakit timbunan kristal dipersendian ternyata tidak hanya disebabkan oleh MSU, tetapi dapat juga disebabkan oleh kalsium pirofosfat dihidrat, kalsium hidrosiapatit, kristal oksalat, kristal lipid, kristal protein, kristal kalsium karbonat, dan banyak lagi kristal lainnya.

 

Posted in Gout Arthritis | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Tanda-Tanda Serangan Gout

Tanda-tanda khas dari penyakit gout adalah terjadinya serangan mendadak pada sendi, terutama sendi ibu jari kaki. Serangan pertama sangat sakit dan sering dimulai pada tengah malam. Sendi menjadi cepat bengkak, panas, dan kemerah-merahan. Bahkan dengan sentuhan halus pada bagian persendian, penderita dapat berteriak kesakitan. Serangan ulangan biasanya timbul 1-2 tahun berikutnya dan berakhir dalam beberapa hari.

Serangan tersebut menimbulkan rasa sakit bila ditekan pada persendian yang terkena arthritis dan tetap sakit bila ditekan pada persendian yang terkena arthritis dan tetap sakit hingga beberapa bulan. Pembengkakan yang khas terjadi di pinggiran sendi yang disertai nyeri, kemudian diikuti dengan meningkatnya suhu badan. Meskipun serangan pertama terjadi pada ibu jari kaki, tetapi sendi-sendi yang lain seperti lutut, tumit, pergelangan kaki dan tangan juga merasa sakit.

Tingginya kadar asam urat serum atau hiperurisemia bisa menimbulkan penyakit gout yaitu penyakit akibat pengendapan kristal monosodium urat (MSU) di jaringan. Isitlah gout berasal dari kata gutta yang berarti tetesan. Konon, gout dianggap akibat adanya tetesan jahat yang masuk ke dalam sendi.

Sekitar 90% penderita gout adalah laki-laki usia pertengahan antara 40-50 tahun. Namun, hal ini bisa terjadi pada smua kelompok usia. Kadar asam urat pada perempuan umumnya tetap rendah dan baru meningkat setelah menopause. Hal ini disebabkan hormon estrogen pada perempuan membantu pembuangan asam urat melalui urine.

Pada usia menopause, kadar asam urat di dalam darahnya meningkat hingga mendekati kadar pada laki-laki. Dengan demikian, risiko terkena reumatik gout pun sama besar dengan laki-laki.

Posted in Gout Arthritis, Penyakit Gout | Tagged , , , , , | 1 Comment

Penyakit Gout dan Rawatan

Penyakit gout walaupun telah lama ada, tetapi belum banyak diketahui masyarakat. Oleh karenanya, perlulah masyarakat juga mengetahui mengenai penyakit ini, termasuk penyebab dan gejalanya.

Gout (arthritis pirai) sebenarnya berbeda dengan rematik. Perbedaannya adalah rematik disebabkan karena peradangan pada sendi sehingga terjadi arthritis. Adapun gout disebabkan kelainan metabolisme yang dalam perkembangnnya dalam bermanifstasi terhadap peningkatan konsentrasi asam urat dalam serum. Akibat lebih lanjut dari meningkatnya asam urat adalah pembentukan tofi di sekitar sendi dan kelainan ginjal yang meliputi glomerulos, tubulus, jaringan interstisial, pembuluh darah, serta pembentukan batu urat.

Serangan pada penyakit gout bersifat rekurens yaitu kembalinya gejala setelah berkurangnya gejala penyakit untuk sementara waktu. Kurang lebih 20-30% penderita gout terjadi akibat kelainan sintesa purin dalam jumlah besar yang menyebabkan kelebihan asam urat dalam darah. Kurang lebih 75% penderita gout terjadi akibat kelebihan produksi asam urat, tetapi pengeluarannya tidak sempurna.

Dengan peningkatan produksi asam urat atau retensi asam urat, kadar asam urat serum menjadi meningkat. Biasanya kadar asam urat serum pada penderita gout lebih dari 6,5-7,0 mg/dl.

Gangguan metabolisme ini menyebabkan kadar asam urat dalam serum menjadi tinggi. Selain itu, kadar asam urat ini juga tergantung pada beberapa fakor antara lain kadar purin dalam makanan, berat badan, jumlah alkohol yang diminum, obat diuretik/analgetik, faal ginjal dan volume urine per hari.

Posted in Gout Arthritis, Penyakit Gout | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Gout

Tujuan pengobatan gout ada dua, jangka pendek dan jangka panjang. Tujuan jangka pendeknya, pemberian obat, untuk mengurangi nyeri dan menghilangkan bengkak. Tujuan jangka panjangnya, obat untuk menstabilkan kadar asam urat dalam darah. Pengobatan jangka pendek dapat dilakukan dengan pemberian obat-obatan anti nyeri, seperti OAINS atau obat-obatan antiinflamasi nonsteroid (inflamasi=radang). Untuk pengobatan gout jangka panjang, diberikan obat-obatan yang berfungsi menghambat kerja xanthine oxidase, misalnya IXO (inhibitor xanthine oxidase) atau obat yang meningkatkan eksresi asam urat melalui urine, yakni urikosurik.

Sebenarnya obat adalah racun yang dosisnya disesuaikan supaya bermanfaat bagi tubuh. Supaya tidak berbahaya, jumlah obat yang beredar dalam tubuh dan kecepatan pembuangannya harus diatur sedemikian rupa. Dengan demikian, obat dapat menjalankan fungsinya secara optimal dan tidak menimbulkan efek racun.

Indometasin merupakan OAINS yang potensial dan bekerja cepat, yakni dalam 2 jam, untuk mengurangi nyeri. Indometasin punya dua mekanisme kerja sekaligus, yakni mencegah peperangan berlebihan antara sel-sel radang dan asam urat serta mencegah terjadinya nyeri. Inilah yang membuat indometasin lebih disukai daripada OAINS yang lain.

Adapun alpurinol adalah IXO yang bertugas menghambat perubahan purin menjadi asam urat. Dosis alpurinol adalah 50-300 mg per hari, tetapi terkadang bisa lebih. Mulanya, mengonsumsi obat dimulai dari dosis kecil, kemudian dinaikkan secara bertahap. Kenaikan secara bertahap dilakukan karena penrunan kadar asam urat yang terlalu mendadak dapat menyebabkan serangan gout akut.

Kombinasi dua obat ini cukup bagus sebagai terapi gout. OAINS terutama indometasin, dalam jangka pendek bermanfaat untuk mengatasi nyeri. Adapun IXO berfungsi menurunkan kadar asam urat darah sehingga memperkecil kemungkinan munculnya serangan gout di kemudian hari.

 

Posted in Penyakit Gout | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gout Asam Urat

Gout merupakan penyakit metabolik, yakni sampah metabolisme di dalam darah berupa kristal asam urat yang menyerupai jarum, terbentuk dan terkumpul di dalam cairan yang membuat tulang bebas bergerak. Persendian menjadi tempat yang rentan terkena.

Sisa metabolisme tubuh yang berupa kristal asam urat ini dapat berkumpul di dalam organ ginjal, meskipun demikian jarang terjadi kasus kristal asam ditemukan di organ ginjal dari sebagian banyak jenis penyakit asam urat yang ditemui. Dalam kondisi normal, asam urat tersapu keluar tubuh bersama urine. Namun, jika kadarnya terlalu tinggi, tidak semua bisa tersapu, dan yang tertinggal makin lama akan tertumpuk pada jaringan tubuh, lalu terjadilah peradangan yang menyebabkan nyeri. Persendian pun menjadi bengkak, kemerahan, panas, kaku, dan nyeri.

Hindari Alkokhol

Pada mulanya asam urat lebih di kaitkan dengan jenis kelamin laki – laki dan usia tua, diatas 50 tahun. Saat ini penyakit asam urat mengembangkan serangannya juga kepada perempuan usia produktif. Dan pemicunya adalah pola hidup yang tidak sehat. Studi yang dilakukan Dr. Hyon Choi dari Boston University School Of Medicine, seperti dirilis dalam Journal Arthritis & Rheumatism, menunjukkan bahwa estrogen melindungi perempuan dari penyakit gout. Namun, rupanya banyak faktor lain yang membuat perempuan juga rentan terkena penyakit ini. Menurut Dr. Choi, faktor risiko asam urat antara lain usia, kegemukan, hipertensi, konsumsi alkohol, dan pengguna obat peluruh kencing (diuretik). Banyak perempuan mengkonsumsi obat diuretik ini untuk tujuan menurunkan berat badan, tanpa disertai konsumsi cairan yang cukup. Alhasil, risiko asam urat pun meningkat. Sementara alkohol untuk konsumsi porsi yang sama, pada pria menaikkan risiko dua kali lipat, tetapi pada perempuan tujuh kali lipat untuk terkena asam urat.

Bisa Diobati

Menurut American College of Rheumatology, ada tiga tahap asam urat, yaitu hiperurisemia asimtomatik, kondisi kadar asam urat dalam darah meninggi , tetap tidak terasa gejala. Tahap berikutnya serangan gout yang akut, tetapi bersifat intermiten. Jika tidak diobati, peradangan dan nyeri dalam tahap ini terjadi sekitar dua minggu, tetapi akan lebih singkat bila segera diobati.

Peradangan ini bisa kambuh lagi dalam hitungan minggu, bulan, atau tahunan. Dan biasanya hanya mengenai salah satu persendian. Yang ketiga, tahap kronis, menyerang lebih dari satu persendian. Kristal asam urat mungkin terkumpul dan terbentuk tofus  atau benjolan di bawah kulit. Pada tahap ini memungkinkan terbentuknya atau ginjal. Serangan asam urat kronis ini umumnya terjadi mendadak dan bisa membuat penderita terbangun di tengah malam. Terutama jempol kaki tampak merah mengilat, bengkak, hangat atau panas seperti terbakar, dan nyeri hebat. Tersenggol sedikit, si penderita bisa menjerit kesakitan. Untunglah gout bisa diobati, dan banyak cara untuk mengurangi risiko kambuhnya. Dengan pengobatan dini dan mengubah gaya hidup menjadi sehat, tak ada jalan masuk bagi gout.

Faktor resiko :

• Genetik / keturunan
• Usia tua
• Kelebihan berat badan dan kegemukan
• Konsumsi alkohol berlebihan
• Kelainan enzim yang membuat purian tidak tercerna dengan baik
• Papara logam berat

Ciri khas seragan :

• Serangan cepat, tiba-tiba, di malam hari
• Jempol kaki mendadak nyeri , bengkak, panas, kemerahan.
• Dalam 8-12 jam selama periode serangan, nyeri akan memburuk
• Yang juga bisa terkena antara lain pergelangan kaki, punggung tangan, jari- jari dan tagan, dan siku
• Selain sulit berjalan, penderita bisa demam , menggigil, dan tidak enak badan.

Posted in Gout Arthritis, Penyakit Gout | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gout Arthritis

Pada batas normalnya kadar asam urat dalam darah manusia adalah untuk pria 7,0 mg/dL dan untuk wanita adalah 5,7 mg/dL. Kemungkinan dari munculnya gout adalah apabila ada peningkatan dari kondisi hiperurisemia. Meskipun demikian kadar asam urat yang tinggi tidak selalu menyebabkan serangan gout. Seseorang yang terserang gout secara tiba-tiba akan mengalami gejala seperti kondisi hiperurisemia dalam waktu yang lama untuk menimbulkan serangan gout, ada yang menyebutkan sekitar lebih dari 20 tahun, Kondisi hiperurisemia ini perlahan-lahan memicu endapan dalam cairan sendi. Jika pola makanannya tidak diawasi dan aktivitasnya berlebihan, hal ini dapat memicu serangan gout.

Ternyata serangan asam urat dan sejenisnya seperti gout, hiperurisemia juga dapat menyerang seorang wanita yang sedang dalam masa kehamilan yang memiliki kemungkinan meningkatkan kadar asam urat dalam darah, sehingga meningkatkan risiko gout. Kadar asam urat seorang ibu hamil lebih tinggi. Namun, asam urat ibu hamil stabil pada kadar rendah di usia 8-24 minggu. Kadar asm urat kemudian akan meningkat pda usia kehamilan 24-25 minggu hingga 12 minggu setelah melahirkan. Kadar asam urat pada ibu hamil dengan eklampsia atau pre eklampsia bisa mencapai 9,1-11,0 mg/dL bahkan lebih.

Pencetus gout

Kadar asam urat dalam darah dapat meningkat karena beberapa sebab, sperti adanya peningkatan metabolisem puirn (overproduksi) atau penurunan pembuangan asm urat lewat urine ( under sekresi). Overproduksi bisa disebabkan oleh konusmis makanan yang terlalu banyak mengandung purin. Under sekresi terutama karena sistem pembunagan ubuh idak sempurna dalam membuang asam urat lewat air seni. Seseorang dapat mengalami hal diantara kedua penyebab tersebut atau kemungkinan terserang penyebab kompleks.

Contoh gambar gout arthritis yang menyerang kaki pada fase gout arthritis kronik bertofus

Arthritis Gout

Arthritis gout datang secara tiba-tiba berupa serangan keradangan sendi yang timbul secara berulang-ulang hampir sama dengan gejala yang timbul pada penderita reumatik. Oleh karenanya arthritis gout sering pula dikaitkan dengan sakit reumatik karena mempuyai gejala yang hampir sama, yakni serangan sakit sendi yang timbul secara berulang-ulang, meski tak terlalu sering.

Gejala dari serangan arthritis gout ini adalah

1. Serangan akut yang umumnya bersifat monoartikular atau menyerang satu sendi saja dengan gejala pembengkakan, kemerahan, rasa nyeri yang begitu sakit dirasakan, panas dan gangguan dari gerak sendi tubuh yang diserang. Bagin tubuh yang sering diserang umumnya adalah sendi pangkal ibu jari, hampir semua kasus arthritis gout menyerang pada bagian tersebut terutama pada sendi perifer dan jarang sekali menyerang sendi sentral.

2. Serangan dari arthiritis gout yang kedua adalah timbul secara tiba-tiba tanpa diketahui sebelumnya, biasanya menyerang pada siang hari atau malam hari menjelang tidur tanpa adanya keluhan. Namun pada sebagian orang yang terserang arthritis gout pada malam hari dan terasa begitu sakit walaupun hanya tersentuh dengan selimut, atau terkena hembusan angin dan benda-benda lembut lainnya. Namun penderita akan merasakan kesakitan yang luar biasa hingga membuatnya sulit untuk tidur lelap.

Penyakit gout arthritis ini mempunyai 3 fase sebelum masuk pada fase kronis atau gout akut, yakni :

1. Fase pertama : Arthritis gout akut

Pada fase ini umunya penderita akan mengalami serangan arthritis gout yang khas dan serangan tersebut biasanya akan menghilang dengan sendiri tanpa pengobatan dan berlangsung 5-7 hari. Pada fase arthritis gout akut ini cepat menghilang, maka banyak penderita yang mengalami gejala ini hanya menduga bahwa ia hanya keseleo atau terinfeksi dari suatu benda sehingga tidak mengetahui atau dapat menduga bahwa terserang penyakit gout dan tidak melakukan pemeriksaan atau pengobatan apapun.

Setelah melalui fase ini, kemudian seseorang yang terserang gout akan mengalami gout interkritikal. Umumnya penderita gout merasa tubuhnya dalam keadaan sehat dan normal selama jangka waktu tertentu. Jangka waktu kesehatan seorang penderita asam urat akut atau gout berbeda satu dengan lainnya. Jika ada seseorang yang menderita gout dalam fase ini mampu bertahan sampai 10 tahun, namun adapula yang hanya mampu bertahan antara 1-2 tahun saja. Interval waktu yang begitu panjang terkadang membuat seorang penderita gout interkritikal ini tidak menyadari bahkan terkadang lupa, bahaw ia pernah mengalami serangan arthritis gout atau hanya menduga serangan pertama kali tidak ada kaitannya dengan penyakit gout.

2. Fase kedua : Arthirits gout Intermiten

Setelah seseorang mengalami gejala dari fase pertama yakni arthritis gout akut kemudian gout interktritikal dalam jangka waktu yang cukup lama tanpa disertai adanya gejala, penderita gout akan memasuki tahap ini. Pada fase kedua ini gejala atau serangan gout akan mulai terasa dan sering terjadi (mudah kambuh). Dalam fase ini, jarak serangan gout yang pertama dengan serangan gout lainnya semakin lama kian rapat dan sering terjadi, serangan gout yang dirasakan semakin panjang. Kemudian akan menyerang sendi tubuh lainnya yang semakin menjalar, yang tidak hanya menyerang sendi ibu jari pada umumnya, namun sendi di bagian tubuh lain pun akan diserang.

3. Arthritis gout kronik bertofus

Pada fase terakhir ini akan terjadi apabila penderita telah mengalami sakit selama kurang lebih sekitar 10 tahun. Pada fase terakhir ini, seseorang yang terserang gout akan mengalami suatu perubahan yakni terdapat benjolan-benjolan disekitar sendi yang sering mengalami peradangan yang kemudian diseut dengan Tofus. Tofus yakni benjolan keras yang terbentuk dari serbuk seperti kapir yang merupakan kumpulan atau komponen dari kristal monosodium urat. Monosodium urat atau yang dalam bahasa kedokteran disebut dengan MSUM (Monosodium urat monohidrat) yakni garam asam urat yang dapat mengendap membentuk kumpulan kristal. Tofus akan mengakibatkan seseorang mengalami kerusakan pada sendi dan tulang di sekitarnya. Tofus paling banyak menyerang pada bagian kaki. Pada sebagian orang mengalami kesulitan untuk menggunakan sepatu atau sendal karena tofus membuat kaki semakin membengkak.

Posted in Gout Arthritis | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment